RoHS dan REACH

Produk kami Akasa Possente memenuhi dua standar internasional yang sangat ketat yaitu RoHS dan REACH sehingga sangat aman bagi kesehatan dan ramah lingkungan.
APAKAH RoHS DAN REACH ITU?
Pesatnya perkembangan zaman, menuntut para ahli untuk menciptakan inovasi-inovasi terkini untuk memudahkan kehidupan manusia. Namun sebagian dari inovasi tersebut melupakan hal penting berupa kesehatan dan lingkungan hidup. Ini akan menjadi semakin mengerikan ketika tidak ada satu pun dari manusia yang sadar bahwa kesehatan dan lingkungan hidup mereka terancam oleh substansi bahan senyawa kimia yang digunakan oleh inovasi teknologi.
Oleh karena itu, dibuatlah suatu standar regulasi internasional yang mengaturnya, diantaranya adalah RoHS dan REACH.
RoHS
The Restriction of Hazardous Substances Directive atau yang biasa lebih dikenal dengan RoHS adalah sebuah regulasi pengarahan yang telah disepakati oleh negara–negara di Uni Eropa. Pada dasarnya, regulasi ini membatasi penggunaan enam substansi kimia yang dapat membahayakan lingkungan hidup termasuk kesehatan manusia. Ada pun ke enam substansi itu adalah Cadmium (Cd), Lead (Pb), Mercury (Hg), Chromium +6, Polybrominated Biphenyls, Polybrominated Diphenil Eter.
REACH
Registration, Evaluation, Authorisation and Restriction of Chemicals (REACH) adalah regulasi Eropa yang mengatur produksi dan penggunaan subtansi bahan kimia di Eropa itu sendri. Bertujuan untuk melindungi kesehatan manusia yang disebabkan oleh substansi bahan kimia, meningkatkan daya saing industri kimia dan salah satu dalam kunci sektor ekonomi dan memastikan bahwa substansi berbahaya kimia tidak mencemari lingkungkan hidup.
MENGAPA RoHS DAN REACH PENTING?
Beberapa penjelasan singkat mengapa sebagian substansi bahan senyawa kimia amat penting untuk diatur penggunaannya oleh RoHS dan REACH:
Cadmium (Cd) adalah senyawa unsur alami pada tanah yang biasa digunakan sebagai stabilizer dalam pembuatan plastik, PVC dan pelindung karat pada logam. Zat senyawa ini dapat menyebabkan gangguan sistem pernafasan, gangguan perut, penyakit ginjal, tekanan darah tinggi, anemia, penyakit hati atau bahkan yang terparah dapat merusak sistem syaraf dan otak.
Lead (Pb) adalah senyawa unsur alami pada tanah yang digunakan sebagai zat warna, cat, pelumas, plastic stabilizer, stabilizer resin, campuran dan aditif pada logam. Senyawa ini dibutuhkan untuk memudahkan pencetakan, merendahkan titik lebur, memudahkan untuk membentuk, dan menstabilkan dalam udara, air, dan juga tanah. Senyawa ini dapat mengakibatkan kerusakan pusat sistem syaraf, penyakit ginjal, kelainan sistem reproduksi, mempengaruhi daya ingat, dan kerusakan pada sistem otak anak.
Mercury (Hg) adalah senyawa unsur alami tanah yang digunakan untuk zat pewarna, efisiensi pada lampu, anti karat, efisiensi konduktifitas panas, dan anti bakteri. Senyawa ini dapat mengakibatkan gangguan sistem syaraf, penyakit ginjal, menghambat pertumbuhan janin, gangguan daya ingat, gangguan penglihatan dan pendengaran.
Chromium +6 adalah senyawa hasil kegiatan-kegiatan industri yang digunakan untuk zat pewarna, anti karat, perekat, dan penahan panas. Senyawa ini dapat mengakibatkan gangguan perut, penyakit ginjal dan hati, dan iritasi pada hidung.
Polybrominated Biphenyls dan Polybrominated Diphenil Eter adalah senyawa buatan polymer dan plastik. Senyawa in biasa digunakan untuk resin, polimer, peralatan rumah tangga dan elektronik. Senyawa-senyawa ini dapat mengakibatkan ganguan pencernaan, nyeri sendi, penyakit kulit, gangguan sistem syaraf, gangguan imunitas tubuh, penyakit hati dan ginjal, serta kelainan kelenjar tyroid.
Mengerikan bukan?
Melihat akibat yang timbul oleh substansi bahan senyawa kimia di atas, masihkah kita peduli terhadap kesehatan keluarga dan lingkungan hidup kita? Kami peduli, bagaimana dengan anda?


