Industri Otomotif Kian Meningkat
Submitted by jamhari on Fri, 11/04/2011 - 05:44Sektor otomotif memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. Saat krisis global melanda pada 2008-2009, industri otomotif dan komponennya tumbuh positif di saat beberapa industri manufaktur melambat.
Sejak semester II 2009 industri otomotif nasional mulai bergairah setelah terkena dampak krisis ekonomi global tahun 2008 yang membuat penjualan tahun 2009 turun 20%. Penjualan otomotif tahun 2010 dapat dipastikan akan mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah. Sampai dengan Oktober 2010 saja, penjualan mobil telah mencapai 625 ribu unit, melewati rekor sebelumnya di tahun 2008 yang mencapai 603 ribu unit.
Perkembangan dan kemajuan industri otomotif Indonesia dalam beberapa tahun ke depan bakal menjadi yang terbesar di Asia Tenggara. Hal ini sebagaimana yang ditunjukan dalam ajang pameran akbar the 19th Indonesia International Motor Show (IIMS) yang berlangsung mulai 22 hingga 31 Juli 2011, di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta.
Penyelengaraan pameran IIMS ini dijadikan ajang untuk mendorong perkembangan industri otomotif di Indonesia. Pameran ini biasanya menjadi acuan masyarakat terhadap teknologi otomotif yang paling terkini, dan menjadi media pertemuan antara Agen Pemegang Merek atau APM mobil dan konsumennya.
IIMS sendiri kini menjadi salah satu agenda internasional untuk pameran mobil dunia. Bahkan pameran ini adalah yang terbesar di Asean. Targetnya adalah adu teknologi dan produk-produk baru.
Di tingkat ASEAN, penjualan domestik Indonesia pada tahun 2011 berada pada posisi ke-2, dengan market share 30,6%. Kita hanya berbeda sedikit dengan Thailand yang berada di posisi pertama dengan 32%, sedangkan Malaysia berada di urutan ke-3 dengan market share sebesar 24,2%.
Sebanyak 32 brand Agen Pemegang Merek (APM) dan 227 industri pendukung otomotif ikut ambil bagian dalam pameran tahun ini. Jumlah ini meningkat dibanding peserta tahun lalu yang hanya mencapai 22 APM dan 181 industri pendukung.
Menurut catatan Badan Pusat Statistik, pertumbuhan industri otomotif memang paling pesat dibandingkan industri lain. Hal tersebut yang membuat Presiden Direktur Indomobil Group Gunadi Sindhuwinata merasa principal otomotif melirik Indonesia untuk mendirikan pabriknya di sini.
"Rata-rata sektor otomotif tumbuh 10-12%. Faktanya bisa lebih dari itu. Diperkirakan kapasitas produksi mobil di Indonesia dapat mencapai 1 juta unit dari kapasitas saat ini 800 ribut unit. Itu belum menghitung meningkatkan kapasitas setelah program mobil murah digulirkan,” ujarnya.


